Kamis, 29 September 2011

Tips Jitu Menaklukkan Fisika (bagian 2)

Les privat fisika sekarang juga! Kontak kami di 0815 555 1544 (Mr.Biggie), Soal Fisika jadi MUDAH, Materi Fisika jadi PAHAM, Rumus Fisika jadi HAFAL.


Apakah Anda sering pada saat menjawab latihan soal fisika, Anda merasa kurang percaya diri? Apakah jawaban tersebut benar atau salah ya. Nah, tips yang ke-2 berikut ini akan membantu Anda mengatasi masalah tersebut.

(2) Tips Kedua : "Latihan dan Evaluasi"

Tips yang kedua ini sangatlah penting. Jika kita sudah bisa mengontrol emosi kita, dengan memberikan arti positif dari setiap kejadian, apakah kita akan mudah menaklukkan fisika? Jawabanya: belum tentu. Fisika merupakan sebuah ilmu pasti, yang tentu saja untuk mempelajarinya kita harus tahu dasar teorinya dulu plus berani untuk mengerjakan latihan soal fisika. Sekali lagi, kita harus Berani Mengerjakan Latihan Soal Fisika! Dengan mengerjakan latihan soal fisika, kita akan tahu apa saja kegunaan rumus-rumus fisika serta aplikasinya.

Di beberapa sekolah, sebagian guru sering memberikan PR fisika kepada siswanya dengan harapan siswanya mampu lebih mendalami materi fisika. Namun banyak juga guru yang tidak pernah membahas soal-soal PR fisika tersebut. Jadinya, siswa merasa belum percaya diri, apakah jawabannya tersebut benar atau salah. Nah, disinilah pentingnya Evaluasi! Evaluasi dapat mengetahui, seberapa paham kita akan materi fisika yang telah kita pelajari. Kesalahan dalam mengerjakan PR fisika adalah sesuatu yang biasa, sebagai proses menuju expert fisika. Mengetahui dimana letak kesalahan kita, lebih berharga daripada sekedar mengerjakan soal (apalagi nyontek PR temannya...hehe).

Bagaimana cara kita tahu dimana letak kesalahan kita? Caranya adalah dengan Evaluasi! Evaluasi tidak harus dengan guru, namun bisa dengan teman (tentu saja yang ahli fisika..hehe), buku-buku penunjang, dan bimbingan/les privat di luar sekolah. Banyak sekali bimbel yang menawarkan try out (tes ujicoba), namun banyak sekali yang tanpa pembahasan. Bayangkan kalau kita ikut tryout fisika, terus kita tidak bisa mengerjakan 2 soal, dan tanpa pernah dibahas. Maka di otak kita akan tersimpan dua masalah soal fisika. Dan kemudian hari kita ikut lagi tryout yang juga tanpa pembahasan. Jika kita ikut tryout seperti ini sebanyak 10 kali, maka kita akan mempunyai 20 soal yang tersimpan dengan indah di otak kita tanpa solusi yang jelas. So, ikutilah tryout yang jelas-jelas menawarkan pembahasan. Inilah yang dinamakan Latihan dan Evaluasi!

SOLUSI JITU ::
  1. Belajarlah berkelompok, pilihlah satu orang sebagai "pakar" fisika. Dialah nanti yang akan membantu kita mengetahui mana cara yang benar dan mana cara yang salah.
  2. Mintalah hasil ulangan Anda pada guru fisika Anda. Hal ini bertujuan untuk mengetahui, kesalahan kita dimana. Jika Anda merasa sudah "mentok" gak ketemu jawabannya, saatnya Anda bertanya pada guru tercinta Anda. Ingat! tanyalah dengan lembut dan sopan. Tunjukkan bahwa Anda membutuhkan bantuan guru Anda tersebut.
  3. Ikutilah tryout fisika yang ada pembahasannya. Kalau bisa pembahasan langsung oleh instruktur dari bimbel tersebut. Ini memudahkan kita untuk berkomunikasi langsung menuju pokok permasalahan soal yang kita tidak bisa.
Selamat mencoba. Salam Sukses!

Senin, 26 September 2011

Tips Jitu Menaklukkan Fisika (bagian 1)

Les privat fisika sekarang juga! Kontak kami di 0815 555 1544 (Mr.Biggie), Soal Fisika jadi MUDAH, Materi Fisika jadi PAHAM, Rumus Fisika jadi HAFAL.



Apakah Anda
masih kesulitan untuk mempelajari Fisika? Jika Ya, berarti Anda perlu "diterapi" dengan Tips Jitu Menaklukkan Fisika berikut ini.

Tips ini saya
persembahkan untuk Anda yang saat ini masih kesulitan belajar fisika, kesulitan mengerjakan soal fisika, kesulitan memahami materi fisika, atau menghafalkan rumus fisika. Tips ini, yang tentu saja sampai saat ini, masih terbukti efektif tatkala saya berikan kepada siswa private fisika saya setiap harinya. Tips ini bukan sebuah cara
menyelesaikan masalah soal fisika secara matematis, tapi lebih saya fokuskan pada sisi Kecerdasan Emosi (EQ). Menurut saya, kekuatan mengendalikan emosi (baca: motivasi diri) ini lebih penting dari sekedar mengerjakan soal fisika dengan segala rumus fisika yang berlaku. Are you ready sekarang! OK, langsung saja kita mulai ...

(1) Tips Pertama : "Kontrol Emosi Anda"

Tips yang pertama ini adalah tentang bagaimana kita bisa mengontrol emosi kita. Maksudnya adalah bagaimana kita memberikan arti terhadap suatu kejadian. Hal ini sangatlah penting, karena jika kita memberikan arti yang berbeda terhadap suatu kejadian, maka emosi kita pun akan berbeda, terus tindakan kita pun akan berbeda, dan tentunya hasil akhirnya pun akan berbeda. Masih belum jelas? Baik, akan saya beri contoh yang sederhana.

Ketika saya diminta untuk mengajar di SMAN 3 Malang (salah satu sekolah Terbaik dan Bertaraf Internasional pertama di Kota Malang), sebelum saya memulai proses KBM, saya mengadakan angket tentang fisika kepada siswa. Saya meminta semua siswa untuk melanjutkan kata-kata saya untuk ditulis di selembar kertas. Kata-katanya seperti ini, "Menurut Anda, Fisika adalah mata pelajaran .....". Apa yang terjadi? Jawabannya sungguh beragam. Dan hebatnya lagi, setelah saya rekap, 37 dari 39 siswa (1 kelas) memberikan jawaban dengan kata-kata negatif ("sulit", "susah", "rumit", "membingungkan", bahkan "kurang kerjaan"...hehe). Sedangkan 2 sisanya, berani menuliskan kata-kata positif ("kadang-kadang menyenangkan", "kadang-kadang mudah"), meski sebenarnya mereka juga menuliskan kata-kata negatif seperti yang di atas. Pertanyaan saya sekarang? (coba Anda jawab dalam hati ya..) Siswa mana yang kemungkinannya paling besar akan kesulitan dalam belajar fisikanya? Kelompok 37 siswa atau yang 2 siswa? Nah, saya tahu Anda sudah bisa menebaknya. Ya, kelompok 37 siswa kemungkinan besar akan kesulitan dalam mempelajari fisika. Kenapa ini bisa terjadi?

Pada saat seorang siswa memberikan arti negatif terhadap fisika, maka tanpa sadar emosinya pun akan mendadak negatif. Biasanya dengar kata fisika langsung gemetar, pusing, dan pingsan ...hehehe (lebay mode on). Pada saat emosi negatif, maka tindakan dia pun akan mengarah negatif. Mulai malas mengerjakan soal fisika, karena yakin pasti tidak bisa. Soal fisika belum dibaca, hanya lihat saja, langsung berkata "Wah, soalnya kelihatannya sulit!". Jika sudah pada kondisi ini, maka bisa kita prediksikan bahwa hasilnya juga akan negatif. Setiap kali ulangan, hasilnya selalu sukses...ya, sukses REMIDI!...hehehe.

Sebaliknya pada saat kita memberikan arti positif terhadap suatu kejadian, maka emosi kita pun akan positif. Jika emosi kita positif, pastilah tindakan yang kita lakukan juga akan mengarah ke hal yang positif. Dan pasti hasilnya kemungkinan besar jauh-jauh lebih positif.

SOLUSI JITU::

  1. Coba berikan arti positif pada mata pelajaran fisika. Anda bisa menuliskan: Fisika sangat MUDAH, Fisika sangat MENYENANGKAN, Fisika sangat MENANTANG. YES!
  2. Baca kata-kata itu dengan intonasi suara dan gerakan yang sangat percaya diri, bahwa Anda pasti BISA!
  3. Ulangi terus setiap Anda akan belajar fisika sampai masuk ke dalam alam bawah sadar Anda.
Selamat mencoba. Salam Sukses!

Sabtu, 24 September 2011

Semakin Anda Tidak Nyaman, Semakin Dekat Anda Menuju Kesuksesan.

Les privat fisika sekarang juga! Kontak kami di 0815 555 1544 (Mr.Biggie), Soal Fisika jadi MUDAH, Materi Fisika jadi PAHAM, Rumus Fisika jadi HAFAL.


Hampir 99,99%, setiap saya menanyakan kepada peserta Success Seminar saya "Siapa yang ingin sukses dalam hidupnya?", mereka kompak menjawab sambil mengangkat tangan "Saya!". Tetapi setelah saya beritahu bahwa sukses tidak membutuhkan kenyamanan, mereka mulai berpikir dan terlihat ragu-ragu...hehehe.

Sahabat Sukses, mungkin terdengar aneh "Lho khan sukses itu sangat nyaman?". Betul! Sukses itu sangat nyaman, tetapi untuk meraih itu semua kita harus merasakan ketidaknyamanan. Sekali lagi, KETIDAKNYAMANAN! Diawali ketidaknyamanan, dan di akhiri kenyamanan (sukses). Meski banyak juga yang awalnya nggak nyaman, akhirnya juga tetap nggak nyaman alias belum ketemu jalan suksesnya.

Mari kita pelajari bersama-sama dari kisah berikut ini. Suatu ketika saya bertemu dengan seorang teman lama, sebut saja namanya mas Dwi. Mas Dwi ini bercerita kepada saya bahwa dia pengin sukses dalam hidupnya dan pengin hidup nyaman. Sekilas mungkin kita mendengarnya terasa biasa-biasa saja. Namun setelah saya pikirkan, kok keinginan dia ini jadi mustahil. Kenapa? Karena menurut saya tidak ada korelasi antara sukses dan kenyamanan. Baik, kita analisis sekarang. Mas Dwi ini jago di software grafik, diantaranya Corel Draw. Saya tanyakan pada dia, "Mas apakah Anda saat dulu (awal-awal) mulai belajar CorelDraw itu nyaman?". Dia menjawab, "Ya enggak lah, saya dulu awal-awal selalu meluangkan waktu untuk belajar CorelDraw. Bahkan pernah pada saat dapat job, saya menyelesaikannya sampai jam 3 pagi". Nah, dari jawaban ini, kita bisa memberikan kesimpulan bahwa untuk menjadi seorang master, kita harus berani memberikan waktu lebih dan merasakan ketidaknyamanan itu.

Hal yang sama pada saat kita mempelajari Fisika. Awal-awal kita masih kesusahan, terus kita tambah waktu belajar kita. Pada saat banyak teman kita yang menggunakan waktunya dengan tidur, bermain, santai, kita malah sebaliknya, ikut les privat. Ini berarti kita sudah melakukan hal yang tidak nyaman. Dan yakinlah, PERJUANGAN TIDAK AKAN PERNAH SIA-SIA! Karena hasilnya pasti akan tampak sebentar lagi, tergantung proses yang kita lalui. Salam Sukses!